RAT 2014

Rapat Anggota Tahunan Primkopol Resor Cirebon Kota

Tahun Buku 2014

1._rat.jpg

2._rat.jpg

Guna memenuhi kewajiban dan tanggung jawab pengurus Primer Koperasi Kepolisian (PRIMKOPOL) Resor Cirebon Kota tahun buku 2014 yang bertalian dengan pembinaan organisasi, manajemen dan administrasi meliputi permodalan, keuangan dan usaha. Primkopol Resor Cirebon Kota melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke – 42 Tahun buku 2014 Senin (30.03.2015) bertempat di Gedung Serbaguna Polres Cirebon Kota.

Pelaksanaan RAT Primkopol Resor Cirebon Kota oleh pengurus Primkopol Resor Cirebon Kota adalah dalam rangka memberikan gambaran hasil pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Primkopol Resor Cirebon Kota tahun buku 2014 (01 Januari s.d 31 Desember 2014).

RAT Primkopol Resor Cirebon Kota dihadiri anggota Primkopol Resor Cirebon Kota (Polri/PNS) sebanyak 370 orang, Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni, SH,S.Ik, M.Hum, Ketua Dekopinda Kota Cirebon, Ketua Puskopolda Jabar (KOMBES Pol Purn. Jarkasih), Kabid Disperindag KUMKN Kota Cirebon serta Badan Pemeriksa (Kabag Sumda, Kanit P3D dan Ka Sikeu Polres Cirebon Kota).

Dalam sambutannya Kapolres Cirebon Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada Primkopol Resor Cirebon Kota yang selama ini sudah berjalan dengan baik, namun demikian dalam pelaksanaan kerja koperasi tetap perlu dilakukan pengendalian untuk membimbing dan mengawasi.

Dari hasil pelaksanaan RAT Tahun 2014 didapat keputusan-keputusan dari anggota Primkopol dan dari hasil keputusan tersebut pengurus koperasi berdasarkan keputusan bersama menyetujui kenaikan simpanan wajib dari Rp.100.00,- menjadi Rp.150.000,- untuk Brigadir/PAMA/PNS Gol II dan III, sementara untuk PAMEN dariRp.150.000,- menjadi Rp.200.000,-, Perubahan Anggaran Dasar pasal kepengurusan koperasi.

Pemberian santunan kepada anggota koperasi yang sakit (rawat/inap) selama 3 hari diberikan santunan sebesar Rp.450.000,- yang sebelumnya Rp.300.000,-, sementara yang lebih dari 3 hari diberikan santunan sebesar Rp.750.000,- yang sebelumnya Rp.300.000,-.

Hasil pelaksanaan RAT Primkopol Resor Cirebon Kota tahun 2014, dalam hal ini pengurus telah dapat mencukupi dan memenuhi kebutuhan anggota sesuai dengan permintaan melalui pertimbangan dari ketua sekalipun belum mencapai tingkat yang maksimum. Primkopol Resor Cirebon Kota juga menghimbau kepada seluruh anggota Primkopol (Polri/PNS) untuk memanfaatkan koperasi baik USP maupun Waserdanya yang telah berjalan dengan baik dikarenakan keuntungannya dapat dirasakan oleh anggota koperasi sendiri dalam bentuk SHU.

Last Updated (Monday, 30 March 2015 06:09)

 

REKOSNTRUKSI

POLRES CIREBON KOTA GELAR REKONSTRUKSI

KASUS PEMBUNUHAN UJANG HENDRA

1._rk.jpg

Polres Cirebon Kota gelar rekosntruksi kasus pembunuhan terhadap korban Ujang Hendra pada Kamis (26/02) lalu, di sekitar terminal Harjamukti Kota Cirebon. Rekonstruksi dilaksanakan di Mapolres Cirebon Kota Jumat (27.03) dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Hidayatullah, S.Ik dan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni, SH, S.Ik, M.Hum melalui AKP Hidayatullah menjelaskan dalam rekonstruksi dilakukan sebanyak 18 kali adegan dari awal sampai dengan korban meninggal dunia, dari hasil rekonstruksi terlihat jelas bahwa ada unsur kesengajaan untuk menghilangkan nyawa seseorang yang dilakukan tersangka berinisial , NR (31) warga kel. Sunyaragi Kota Cirebon dan YW (27) warga Desa Muktiharjo kab. Semarang Jawa Tengah.

Dijelaskan pula bahwa awalnya terlibat adu mulut dan korban mengaku sebagai anggota dan terjadi pemukulan yang diawali korban memukul pelaku yang kemudian dibalas oleh pelaku memukul korban hingga terjatuh dan menginjak-injak korban. Tidak sampai disitu, pelaku kemudian mengambil batu bata dan memukulkan ke korban untuk menghabisi korban kemudian membuang batu bata tersebut dan kembali menginjak-injak korban yang selanjutnya tersangka meninggalkan korban dan melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor. Kedua tersangka dijerat pasal 338 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara barang bukti yang berhasil disita oleh polres cirebon kota berupa satu unit kendaraan roda dua jenis honda beat berwarna merah dengan nomor Polisi E-3355-NC berikut STNK, satu potong celana panjang yang masih ada bercak darah korban. Juga satu potong kaos berwarna putih yang masih ada bercak darah korban, satu buah ikat pinggang, satu potong celana pendek, satu potong baju atasan berwarna abu-abu, satu unit sepeda motor kendaraan roda dua jenis vario warna merah dengan nomer Polisi G-3722-FR berikut kunci kontak.

“Barang bukti lainnya, satu pasang sepatu berwarna coklat, satu potong celana panjang warna cream, satu potong baju berwana putih dan merah jambu. Dan satu buah pecahan batu bata yang merupakan alat melakukan tindakan pembunuhan serta satu pasang sepatu futsall berwarna hijau,”

Last Updated (Friday, 27 March 2015 04:31)

 

UNRAS KAMMI CIREBON

AKSI UNRAS KAMMI CIREBON TUNTUT PEMERINTAHAN JOKOWI

1.km.jpg

4.km.jpg

CIREBON. Elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Se-Wilayah Cirebon menggelar aksi unjuk rasa memprotes kepemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kamis (26.03).

Aksi unjuk rasa yang tergabung dalam KAMMI dilakukan secara serempak dimana pengunjuk rasa melakukan aksi longmarch dari Kampus Unswagati Jalan Pemuda menuju perempatan Kejaksan Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Aksi mahasiswa berunjuk rasa membawa alat peraga berupa kertas karton yang bertuliskan bertulisakan menuntut dan mengultimatum Pemerintahan Jokowi, bendera KAMMI serta kain putih berukuran 3 x 6 meter yang bertuliskan “Selamatkan Indonesia dari Rezim Boneka” (Ultimatum Jokowi) dan juga membawa keranda mayat sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia.

Koordinator aksi, Agus Lutfi mengatakan dengan merosotnya nilai tukar rupiah hingga angka Rp. 13.200,- / Dollar AS merupakan nilai tukar terlemah dalam sejarah reformasi 1998 sehingga membuat pengusaha ekspor akan untung dan merugikan pengusaha dan masyarakat menengah ke bawah. Yang lebih memprihatinkan lagi dengan semakin mahalnya harga-harga sembako karena dipicu kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, listrik, gas dan pajak.

Hal tersebut dianggap sangat mencekik leher rakyat karena melambungkan harga-harga sembako dan lainnya dengan alih-alih ingin mempertahankan stabilitas ekonomi. Sebagai bentuk keprihatinan pengunjuk rasa menuntut kepada Pemerintah untuk menstabilkan harga sembako, BBM, TDL dan LPG, tegakkan kedaulatan hukum dan wujudkan stabilitas nasional serta tuntaskan pemberantasan korupsi.

Last Updated (Thursday, 26 March 2015 06:24)

 

DIALOG INTERAKTIF

DIALOG INTERKATIF BAHAS FENOMENA PEMBEGALAN

1.RRI.jpg

Begal menjadi topik paling hangat dalam lingkup gangguan kamtibmas dalam akhir-akhir ini, dalam terminologi hukum Indonesia tidak ada istilah begal namun dalam KUHP jenis kejahatan ini diklasifikasikan sebagai pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). Begal motor masuk dalam klasifikasi curas. Hanya saja, istilah begal yang berasal dari bahasa daerah tertentu menjadi lebih populer sebagai sebutan bagi perampas motor.

Polres Cirebon Kota yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni, SH, S.Ik, M.Hum yang diwakili Kasubbag Humas AKP Yana Mulyana, SH melakukan melakukan Dialog Interaktif di Studio I RRI Cirebon Kamis dini hari (26.03) bersama dengan narasumber dari KNPI Kota Cirebon membahas tentang “Fenomena Begal yang meresahkan masyarakat” yang disiarkan secara nasional.

Fenomena pembegalan atau perampasan sesungguhnya sudah lama terjadi, dan dalam perkembangannya pembegalan motor tidak hanya terjadi di wilayah Cirebon saja, melainkan hampir ke semua daerah. Modusnya sama, mengancam akan membunuh pengendara motor bila tidak mau menyerahkan hartanya.

Fenomena begal sesungguhnya tidak bisa dipandang dari sisi keamanan saja. Berbagai analisis menyebutkan, kejahatan lahir dari banyak sebab. Persoalan ekonomi, sosial, pendidikan, dan gaya hidup kerap berkorelasi dengan munculnya kriminalitas. Bila kita lihat sejumlah tersangka yang ditangkap polisi, rata-rata berusia muda, bahkan ada yang berstatus pelajar.

Artinya, fenomena kejahatan mulai bergeser, dari semula pelakunya orang dewasa dan penjahat profesional, kini justru anak-anak muda. Pelaku yang ditangkap mengaku mereka menjambret atau merampas motor, untuk mencari uang buat mabuk, beli HP model terbaru serta hura-hura. Hedonisme (gaya hidup serba mewah) rupanya telah menjerumuskan mereka ke dunia kejahatan. Generasi muda tak mampu menahan gempuran hedonisme.

Begal tidak hanya persoalan kamtibmas, melainkan juga masalah sosial. Pemerintah dan seluruh komponen bangsa ikut bertanggung jawab. Pendidikan di dalam rumah, adalah yang paling penting untuk membentuk karaktek anak di samping pendidikan di sekolah.

Kejahatan bisa dicegah bila semua komponen sama-sama melakukan upaya preventif seperti penyuluhan, atau pendidikan agama dan menanamkan moral yang kuat. Masalah keamanan, adalah tanggungjawab kita bersama.

pidpolrescirebonkota

Last Updated (Thursday, 26 March 2015 03:29)

 

PROGRAM QUICK WINS POLRI

PROGRAM AKSI QUICK WINS

 

DALAM RANGKA MEMBERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA MASYARAKAT DARI AKSI-AKSI RADIKAL / ANARKHIS, BAIK BERDALIH AGAMA MAUPUN MASALAH SOSIAL LAINNYA. POLRI AGAR MENYIAPKAN DIRI DAN BERTINDAK LEBIH PROAKTIF DALAM MENGHADAPI TANTANGAN TUGAS GUNA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT.

MEREALISASIKAN HAL TERSEBUT, SALAH SATU LANGKAH YANG DILAKUKAN POLRI ADALAH MELAKSANAKAN PROGRAM QUICK WINS, DENGAN RENCANA AKSI BAIK DIBIDANG PEMBINAAN MAUPUN OPERASIONAL, ADAPUN PROGRAM TERSEBUT ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

1. PENERTIBAN DAN PENEGAKAN HUKUM BAGI ORGANISASI RADIKAL DAN ANTI PANCASILA.

2. PERBURUAN DAN PENANGKAPAN TERHADAP GEMBONG TERORIS SANTOSO DAN JARINGAN TERORIS LAINNYA.

3. AKSI NASIONAL PEMBERSIHAN PREMAN DAN PREMANISME.

4. PEMBENTUKAN DAN PENGEFEKTIFAN SATGAS OPS POLRI KONTRA RADIKAL DAN DERADIKALISASI (ISIS).

5. PEMBERLAKUAN REKRUTMEN TERBUKA UNTUK JABATAN DILINGKUNGAN POLRI (POLRES, POLDA & MABES POLRI).

6. POLISI SEBAGAI PENGGERAK REVOLUSI MENTAL DAN PELOPOR TERTIB SOSIAL DI RUANG PUBLIK.

7. PEMBENTUKAN TIM INTERNAL ANTI KORUPSI (MELIBATKAN UNSUR PUBLIK DAN KPK).

8. CRASH PROGRAM PELAYANAN MASYARAKAT (PELAYANAN BERSIH DARI PERCALOAN).

Last Updated (Wednesday, 25 March 2015 02:21)

 

KAPOLRES CIREBON KOTA

AKBP DANI KUSTONI, SH.SIk.MHum
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini223
mod_vvisit_counterKemarin1439
mod_vvisit_counterMinggu Ini3549
mod_vvisit_counterMinggu Lalu5543
mod_vvisit_counterBulan Ini21620
mod_vvisit_counterBulan Lalu13106
mod_vvisit_counterSemua Hari255110